Beranda / Selebriti / Ashanty Ungkap Alasan Jual Istana Cinere Rp 25 M, Sempat Berantem dengan Anang Hermansyah Selama 5 Tahun

Ashanty Ungkap Alasan Jual Istana Cinere Rp 25 M, Sempat Berantem dengan Anang Hermansyah Selama 5 Tahun

lensaberita.site – Penyanyi Ashanty akhirnya memberikan klarifikasi mengejutkan terkait nasib rumah mewahnya yang ikonik, Istana Cinere, yang kini resmi dipasarkan kembali dengan harga Rp 25 miliar setelah melalui drama panjang dan perdebatan sengit dengan sang suami, Anang Hermansyah.

Fakta Utama Isu Selebriti

Kabar mengenai dijualnya kediaman megah keluarga A6 di kawasan Cinere sebenarnya bukan hal baru, namun kali ini Ashanty memastikan bahwa keputusan tersebut sudah bulat. Rumah yang menjadi saksi bisu perjalanan cinta dan karier pasangan ini kembali masuk ke bursa properti setelah sempat tertahan selama bertahun-tahun.

Ashanty mengonfirmasi bahwa rumah tersebut kini ditawarkan dengan harga yang lebih realistis mengikuti harga pasar, yakni di kisaran Rp 25 miliar. Langkah ini diambil setelah keluarga besar mereka sepakat untuk memulai babak baru di lokasi yang berbeda, demi kualitas hidup yang lebih baik dan kedekatan antaranggota keluarga.

Kronologi atau Perkembangan

Rencana penjualan Istana Cinere ternyata telah bergulir sejak 5 tahun yang lalu. Namun, proses ini tidak berjalan mulus karena adanya perbedaan prinsip yang tajam antara Ashanty dan Anang Hermansyah. Selama tiga tahun pertama sejak ide itu muncul, Anang bersikeras untuk tidak melepas aset tersebut.

Ketegangan sempat mewarnai hubungan suami istri ini. Ashanty menginginkan hunian yang lebih praktis, sementara Anang merasa rumah tersebut memiliki nilai historis yang tidak bisa diukur dengan uang. Rumah itu dibangun dari nol di masa-masa awal pernikahan mereka, saat keduanya sedang berjuang keras meniti karier sebagai pasangan duet hingga menjadi salah satu keluarga paling berpengaruh di industri hiburan tanah air.

Untuk mempertahankan rumah tersebut, Anang Hermansyah bahkan sempat menggunakan strategi unik. Ia sengaja mematok harga yang sangat tinggi dan dianggap tidak masuk akal oleh calon pembeli. Tujuannya sederhana: agar tidak ada orang yang mau membeli rumah tersebut sehingga mereka tetap bisa tinggal di sana. Strategi "harga selangit" ini terbukti ampuh membuat para peminat mundur teratur selama beberapa tahun terakhir.

  Denada Menang Telak! Gugatan Penelantaran Anak Ressa Rizky Resmi Ditolak

Pernyataan Artis atau Pihak Terkait

Dalam sebuah wawancara terbaru di kawasan Radio Dalam, Ashanty membeberkan dinamika di balik layar penjualan rumah tersebut. Ia mengakui bahwa faktor emosional Anang menjadi penghambat utama selama ini.

"Jadi rumah Cinere itu kita tuh 5 tahun udah jual ya temen-temen. Di 3 tahun pertama Mas Anang tuh gak, jadi kita berantem lah karena Mas Anang maunya nggak dijual, rumah kenang-kenangan," ungkap Ashanty.

Lebih lanjut, Ashanty menjelaskan alasan suaminya begitu protektif terhadap bangunan tersebut. Menurut Anang, rumah itu bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol keberuntungan bagi keluarga mereka.

"Rumah itu bikin kita jadi sukses, rumah itu bawa hoki. Jadi siapapun yang beli, dia pertahankan," tambah Ashanty menirukan ucapan suaminya kala itu.

Mengenai strategi harga tinggi yang sempat dipasang Anang, Ashanty menceritakan dengan nada santai namun jujur. "Dijual lah harga tinggi, harga gak masuk akal waktu itu tujuannya dia biar gak laku ya kan. Tujuannya apa ya mudah-mudahan ada yang nawar baru aku berantem lagi, gitu ya mana orang yang nawar juga pasti pas lihat harga gitu kan mental-mental terus," tuturnya.

Namun, kini situasi telah berubah. Anang akhirnya melunak setelah putri sulung mereka, Aurel Hermansyah, ikut membujuk. Keinginan untuk tinggal berdekatan dengan cucu-cucu mereka menjadi alasan terkuat yang meruntuhkan ego Anang.

"Nah di bulan akhir tahun kemarin, kita sepakat untuk Aurel kan minta pindah ke deket rumah dia. Jadi kata kakak ‘Bun pindah dong’. Akhirnya Mas Anang setuju, nah akhirnya kita sekarang jual di harga pasaran bukan di harga bawah rata-rata. Kita jual di harga normalnya perumahan sana jadi fair lah," jelas Ashanty.

Reaksi Publik atau Netizen

Kabar penjualan Istana Cinere ini langsung memicu beragam reaksi dari publik. Mengingat rumah tersebut sering muncul dalam konten YouTube keluarga The Hermansyah A6, banyak penggemar yang merasa ikut memiliki ikatan emosional dengan rumah tersebut.

  Ammar Zoni Pasrah Jelang Vonis 9 Tahun: Takut Dibuang ke Nusakambangan?

Publik melihat bahwa langkah Ashanty dan Anang untuk menurunkan harga ke angka Rp 25 miliar adalah sinyal serius bahwa mereka benar-benar ingin segera pindah. Netizen juga menyoroti bagaimana peran Aurel Hermansyah sebagai "penengah" yang berhasil meyakinkan ayahnya untuk merelakan rumah penuh kenangan tersebut demi kebersamaan keluarga yang lebih intim.

Dampak terhadap Karier atau Citra

Penjualan rumah ini diprediksi tidak akan menggoyahkan citra keluarga Hermansyah sebagai salah satu keluarga "Sultan" di Indonesia. Justru, langkah ini memperkuat narasi bahwa mereka adalah keluarga yang sangat mengutamakan nilai-nilai kebersamaan di atas materi.

Keputusan untuk pindah demi mendekat kepada anak dan cucu menunjukkan sisi humanis Anang dan Ashanty sebagai orang tua dan kakek-nenek. Secara finansial, penjualan aset senilai puluhan miliar ini tentu akan menambah likuiditas keluarga untuk berinvestasi di properti baru yang mungkin lebih modern dan sesuai dengan kebutuhan mereka saat ini.

Konteks Tambahan

Istana Cinere bukan sekadar rumah mewah biasa. Bangunan ini memiliki fasilitas lengkap mulai dari kolam renang luas, studio musik pribadi, hingga ruang-ruang fungsional yang sering digunakan untuk acara besar keluarga.

Rumah ini menjadi saksi bisu transformasi Anang Hermansyah dari masa transisi kariernya hingga mencapai puncak kesuksesan bersama Ashanty. Dengan luas tanah dan bangunan yang signifikan di lokasi strategis Cinere, harga Rp 25 miliar dinilai sebagai angka yang kompetitif bagi kolektor properti atau mereka yang menginginkan hunian dengan nilai sejarah selebriti yang tinggi.

Kini, dengan harga yang sudah disesuaikan dengan nilai pasar normal, Ashanty berharap proses penjualan bisa berjalan lebih cepat sehingga rencana mereka untuk pindah ke dekat kediaman Aurel dan Atta Halilintar dapat segera terealisasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *