lensaberita.site – Aktor tampan Revand Narya akhirnya buka suara mengenai kehidupan asmaranya pasca bercerai, dengan menegaskan bahwa dirinya kini jauh lebih selektif dan mematok kriteria berat bagi calon pendamping hidupnya. Tak ingin mengulang luka lama, bintang FTV ini secara blak-blakan mengungkap syarat khusus bagi wanita yang ingin mengisi hatinya, termasuk batasan usia yang harus di bawah 30 tahun.
Fakta Utama Isu Selebriti
Setelah resmi menyandang status duda, Revand Narya memilih untuk tidak terburu-buru mencari pengganti. Pria yang kini tengah aktif menekuni olahraga Brazilian Jujitsu tersebut mengaku lebih memilih untuk fokus pada perbaikan diri (self-improvement) sebelum benar-benar membuka hati untuk orang baru.
Keputusan Revand untuk memasang "pagar tinggi" dalam urusan asmara bukan tanpa alasan. Kegagalan rumah tangga di masa lalu menjadi pelajaran berharga yang membuatnya sangat berhati-hati. Ia mengakui bahwa saat ini dirinya tidak ingin lagi bermain-main dalam menjalin hubungan, mengingat dampak emosional yang harus ditanggung jika kembali menemui kegagalan.
Kronologi atau Perkembangan
Pernyataan mengejutkan ini muncul saat Revand Narya ditemui di kawasan Studio TransTV, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Minggu (26/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia berbagi cerita mengenai transformasinya setelah berpisah dan bagaimana ia memandang masa depan asmaranya.
Revand menjelaskan bahwa sikap selektifnya adalah bentuk proteksi diri. Ia tidak ingin gegabah dalam memilih pasangan hanya karena merasa kesepian. Baginya, kualitas hubungan jauh lebih penting daripada sekadar status memiliki pasangan. Ia pun secara jujur mengakui bahwa kriteria yang ia tetapkan saat ini tergolong cukup berat bagi sebagian orang.
Pernyataan Artis atau Pihak Terkait
Dalam wawancara tersebut, Revand Narya mengungkapkan alasan mendalam di balik sikapnya yang kini lebih tertutup soal asmara. Ia menyadari bahwa salah satu pemicu keretakan hubungannya di masa lalu adalah sifatnya yang cenderung pendiam dan sering memendam masalah.
"Aku nggak mau gagal lagi. Jadi, sekarang kriterianya berat, aku harus milih-milih," ujar Revand dengan nada serius.
Salah satu poin yang paling mencuri perhatian adalah syarat usia yang ia tetapkan. Revand secara terang-terangan menginginkan sosok wanita yang lebih muda darinya. "Harus di bawah 30, biar lebih muda dari sebelumnya," selorohnya sembari memberikan alasan yang cukup spesifik.
Lebih lanjut, Revand merefleksikan kesalahannya di masa lalu. Ia mengibaratkan kebiasaan memendam masalah sebagai sebuah ancaman besar dalam rumah tangga. "Harus bisa saling terbuka sama pasangan, jangan dipendam lah ibaratnya. Kalau dipendam kayak bom waktu yang tiba-tiba meledak. Kalau sudah meledak, nggak bisa diperbaiki lagi," ungkapnya dengan penuh penyesalan.
Menariknya, meski terlihat tangguh di luar, Revand tidak menampik bahwa ia kerap merasa kesepian, terutama saat suasana rumah terasa sepi tanpa kehadiran anak-anak. Untuk mengalihkan rasa sedihnya, ia memiliki cara yang cukup unik dan emosional. "Ya nonton drakor (drama Korea), supaya kalau sedih jadi ikut-ikutan nangis," katanya sambil tertawa kecil, menunjukkan sisi humanisnya yang jarang tersorot kamera.
Reaksi Publik atau Netizen
Pernyataan Revand Narya mengenai kriteria istri di bawah usia 30 tahun ini diprediksi akan memicu beragam reaksi dari publik. Di satu sisi, banyak yang memahami traumanya dan mendukung langkahnya untuk lebih selektif demi kebahagiaan jangka panjang. Namun, di sisi lain, kriteria usia yang spesifik tersebut seringkali menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan netizen yang mengikuti perjalanan karier dan kehidupan pribadinya.
Keterbukaan Revand soal kebiasaannya menonton drama Korea untuk menyalurkan emosi juga dipandang sebagai hal yang sangat relatable oleh banyak orang. Hal ini menunjukkan bahwa seorang figur publik pun memiliki cara-cara sederhana dan manusiawi dalam menghadapi kesepian pasca perceraian.
Dampak terhadap Karier atau Citra
Meskipun kehidupan pribadinya sedang dalam masa transisi, citra Revand Narya sebagai seorang ayah yang bertanggung jawab tetap terjaga dengan baik. Hal ini terbukti dari hubungannya yang tetap harmonis dengan sang mantan istri demi kepentingan buah hati mereka.
Revand memastikan bahwa komunikasi dengan mantan istrinya tetap berjalan lancar, meskipun hanya terbatas pada urusan pendidikan dan kebutuhan anak-anak. Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada mantan istrinya yang bersikap kooperatif terkait waktu bertemu dengan anak.
"Hak asuh memang sama ibunya, tapi dia tidak melarang. Mau kapan pun mau ketemu anak-anak, boleh. 24 jam boleh," jelas Revand. Sikap dewasa dalam mengelola hubungan pasca cerai ini memberikan dampak positif terhadap reputasinya di mata publik, yang melihatnya sebagai sosok pria yang mengutamakan kepentingan keluarga di atas ego pribadi.
Konteks Tambahan
Revand Narya dikenal sebagai aktor yang telah membintangi berbagai judul FTV dan sinetron di tanah air. Di tengah kesibukannya di dunia hiburan, ia kini lebih banyak menghabiskan waktu untuk kegiatan positif seperti olahraga bela diri.
Mengenai masa depan, Revand memilih untuk bersikap realistis dan menyerahkan segala urusan jodoh kepada Tuhan. Ia tidak ingin memaksakan kehendak atau membuat target yang muluk-muluk yang justru bisa menjadi beban bagi dirinya sendiri.
"Planning kadang-kadang nggak sesuai sama nasib. Kita pengennya nikah sekali seumur hidup sampai kakek-nenek, tapi ternyata nasib beda, ya harus bisa menerima keadaan," pungkasnya dengan bijak.
Kisah Revand Narya ini menjadi pengingat bahwa kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan sebuah proses pendewasaan untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih terbuka dalam menjalin hubungan di masa depan. Fokusnya saat ini adalah memperkaya kualitas diri agar siap ketika saatnya tiba untuk kembali membangun rumah tangga yang lebih kokoh.






